Cara Mendaftarkan Usaha di Google Maps 2026, Gratis dan Mudah
Fullday Project
Di era digital, keberadaan bisnis di Google Maps menjadi salah satu cara efektif untuk membantu calon pelanggan menemukan lokasi usaha. Ketika seseorang mencari restoran, toko, bengkel, atau layanan tertentu melalui Google, hasil pencarian sering menampilkan informasi bisnis terdekat beserta alamat, jam operasional, nomor telepon, dan ulasan pelanggan.
Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mendaftarkan bisnis di Google Maps dapat membantu meningkatkan visibilitas usaha secara online tanpa harus mengeluarkan biaya pendaftaran.
Menariknya, cara mendaftarkan usaha di Google Maps dapat dilakukan secara mandiri menggunakan layanan Google Business Profile atau Google Profil Bisnis.
Layanan resmi Google ini memungkinkan pemilik usaha menambahkan informasi bisnis, mengelola lokasi, mengunggah foto produk, memperbarui jam operasional, hingga menanggapi ulasan pelanggan.
Lantas, bagaimana cara daftar Google Maps untuk usaha pada 2026? Apakah pendaftarannya gratis dan bagaimana cara melakukan verifikasi agar lokasi bisnis dapat ditemukan pelanggan?
Berikut panduan lengkap berdasarkan dokumentasi resmi Google.
Apa Itu Google Business Profile?
Google Business Profile atau Google Profil Bisnis adalah layanan gratis dari Google yang memungkinkan pemilik usaha mengelola informasi bisnisnya pada Google Search dan Google Maps.
Melalui layanan ini, pelaku usaha dapat menampilkan informasi penting seperti:
- Nama bisnis.
- Kategori usaha.
- Alamat atau area layanan.
- Nomor telepon bisnis.
- Jam operasional.
- Website resmi.
- Foto produk dan tempat usaha.
- Ulasan serta rating pelanggan.
Google Business Profile juga memungkinkan pemilik usaha mengelola informasi yang ditampilkan kepada pengguna.
Sebagai contoh, ketika seseorang mencari "kedai kopi terdekat" melalui Google Maps, Google dapat menampilkan daftar kedai kopi yang relevan berdasarkan lokasi pengguna serta faktor pencarian lokal lainnya.
Dengan memiliki profil yang lengkap dan akurat, pemilik usaha membantu Google dan calon pelanggan memahami layanan yang ditawarkan.
Manfaat Mendaftarkan Usaha di Google Maps untuk UMKM
Mendaftarkan bisnis ke Google Maps dapat memberikan sejumlah manfaat bagi pemilik usaha.
1. Membantu Usaha Ditemukan Pelanggan
Ketika calon pelanggan mencari produk atau layanan di wilayah tertentu, Google dapat menampilkan bisnis yang relevan pada hasil pencarian lokal.
Keberadaan profil bisnis membantu usaha memiliki informasi yang dapat ditemukan melalui Google Search maupun Maps.
2. Menampilkan Lokasi dan Petunjuk Arah
Untuk usaha yang melayani pelanggan di lokasi fisik, Google Maps dapat menampilkan alamat serta petunjuk arah menuju tempat usaha.
Fitur ini membantu calon pelanggan menemukan toko tanpa harus meminta petunjuk lokasi secara manual.
3. Menampilkan Jam Operasional
Pemilik usaha dapat mencantumkan jam buka dan tutup bisnis.
Informasi ini membantu pelanggan mengetahui kapan mereka dapat mengunjungi toko atau menggunakan layanan.
4. Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan
Profil bisnis dapat menampilkan foto, informasi kontak, serta ulasan pelanggan.
Informasi yang akurat membantu calon pelanggan memahami keberadaan dan aktivitas bisnis sebelum melakukan transaksi.
5. Mendukung Strategi Local SEO
Google Business Profile merupakan salah satu sarana penting dalam optimasi SEO lokal.
Profil yang dikelola dengan baik membantu Google memahami relevansi bisnis terhadap pencarian pengguna.
Meski demikian, pendaftaran Google Maps tidak otomatis menjamin usaha menempati posisi teratas.
6. Mempermudah Interaksi dengan Pelanggan
Pemilik bisnis dapat membaca dan merespons ulasan pelanggan, memperbarui informasi, serta menyediakan tautan menuju website atau layanan lain yang didukung.
Syarat Mendaftarkan Usaha di Google Maps 2026
Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan bisnis memenuhi persyaratan Google Business Profile.
Secara umum, persiapan yang dibutuhkan meliputi:
- Akun Google: Digunakan untuk membuat dan mengelola profil bisnis.
- Nama usaha: Harus sesuai dengan nama bisnis sebenarnya.
- Kategori bisnis: Menggambarkan produk atau layanan utama usaha.
- Alamat atau area layanan: Disesuaikan dengan cara bisnis melayani pelanggan.
- Nomor telepon aktif: Jika tersedia, gunakan nomor kontak resmi bisnis.
- Jam operasional: Menunjukkan jadwal pelayanan kepada pelanggan.
- Foto usaha: Digunakan untuk memperkenalkan lokasi, produk, dan aktivitas bisnis.
- Bukti pengelolaan bisnis: Disiapkan apabila Google meminta verifikasi.
Tidak semua dokumen harus diunggah ketika membuat profil. Jenis informasi dan bukti verifikasi mengikuti petunjuk yang diberikan Google.
Apakah Semua Jenis Usaha Bisa Daftar Google Maps?
Tidak semua bisnis memenuhi syarat untuk menggunakan Google Business Profile.
Google pada dasarnya memperbolehkan bisnis yang berinteraksi langsung dengan pelanggan, termasuk:
- Toko yang menerima kunjungan pelanggan.
- Restoran dan kedai makanan.
- Bengkel atau tempat layanan.
- Salon dan usaha jasa dengan lokasi fisik.
- Bisnis jasa yang mendatangi tempat pelanggan, seperti jasa servis AC atau tukang leding.
Sebaliknya, bisnis yang sepenuhnya beroperasi secara online tanpa melayani pelanggan secara langsung tidak memenuhi persyaratan Profil Bisnis.
Oleh karena itu, pemilik toko online yang tidak memiliki lokasi pelayanan maupun layanan langsung kepada pelanggan perlu memperhatikan ketentuan kelayakan Google.
Cara Mendaftarkan Usaha di Google Maps Secara Gratis
Berikut langkah-langkah membuat Google Business Profile untuk mendaftarkan lokasi usaha.
1. Buka Website Google Business Profile
Langkah pertama adalah membuka browser pada laptop, komputer, atau HP.
Kunjungi alamat resmi berikut:
https://business.google.com/add
Pastikan Anda menggunakan situs resmi Google untuk menghindari layanan pendaftaran palsu.
2. Login Menggunakan Akun Google
Masuk menggunakan Akun Google yang akan digunakan sebagai pengelola bisnis.
Sebaiknya gunakan akun yang memang dikelola oleh pemilik usaha atau pihak yang mendapat izin untuk mewakili bisnis tersebut.
Hindari menggunakan akun pribadi milik pihak ketiga yang tidak memberikan akses pengelolaan kepada pemilik usaha.
3. Klik Tambahkan Bisnis Anda ke Google
Pada halaman pendaftaran, pilih menu Tambahkan bisnis Anda ke Google.
Google akan memandu Anda untuk mengisi informasi yang diperlukan.
Jika nama bisnis sudah muncul dalam sistem Google, periksa terlebih dahulu apakah profil tersebut merupakan usaha yang sama.
Jangan langsung membuat profil kedua karena Google membatasi satu profil untuk setiap bisnis yang sama.
4. Masukkan Nama Usaha
Isi nama bisnis sesuai nama yang digunakan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Sebagai contoh:
"Kedai Kopi Nusantara"
Gunakan nama yang benar-benar dikenal pelanggan dan sesuai dengan identitas usaha pada papan nama, website, atau materi bisnis lainnya.
Hindari menambahkan keyword promosi berlebihan seperti:
"Kedai Kopi Nusantara Murah Terbaik Nomor 1 di Jakarta"
Jika frasa tersebut bukan bagian dari nama bisnis sebenarnya, penggunaannya dapat melanggar panduan Google.
5. Pilih Kategori Bisnis
Selanjutnya, pilih kategori usaha yang paling sesuai.
Contoh kategori dapat berupa:
- Kedai Kopi.
- Restoran.
- Toko Pakaian.
- Salon Kecantikan.
- Bengkel Mobil.
- Jasa Pembersihan.
Pemilihan kategori penting karena membantu Google memahami jenis bisnis dan mencocokkannya dengan pencarian pelanggan.
Pilih kategori utama yang benar-benar menggambarkan kegiatan inti usaha.
6. Tentukan Cara Bisnis Melayani Pelanggan
Google dapat meminta informasi mengenai cara bisnis melayani pelanggan.
Jika pelanggan datang langsung ke toko, masukkan lokasi usaha yang dapat dikunjungi.
Apabila bisnis menyediakan layanan dengan mendatangi pelanggan, gunakan pengaturan area layanan sesuai jenis kegiatan bisnis.
Contohnya, penyedia jasa servis AC yang beroperasi dari rumah dan mendatangi lokasi pelanggan dapat menggunakan pengaturan bisnis jasa sistem panggilan.
Jika bisnis tidak menerima kunjungan pelanggan di alamatnya, alamat tersebut tidak boleh ditampilkan sebagai lokasi toko yang dapat dikunjungi.
7. Masukkan Alamat dan Lokasi Usaha
Untuk usaha yang memiliki lokasi fisik dan melayani pelanggan di sana, masukkan alamat secara lengkap.
Informasi dapat mencakup:
- Nama jalan.
- Nomor bangunan.
- Kelurahan atau desa.
- Kecamatan.
- Kabupaten atau kota.
- Provinsi.
- Kode pos.
Jika tersedia, Google dapat meminta Anda memastikan titik lokasi melalui peta.
Pastikan pin lokasi menunjukkan tempat usaha yang sebenarnya.
Jangan menggunakan alamat palsu atau lokasi yang tidak memiliki hubungan dengan bisnis.
8. Tambahkan Area Layanan Jika Diperlukan
Jika bisnis melayani pelanggan di wilayah tertentu, Anda dapat menambahkan area layanan.
Contohnya, usaha jasa kebersihan yang melayani beberapa kecamatan atau kota di sekitar lokasi operasional.
Masukkan area layanan yang sesuai dengan cakupan pekerjaan bisnis.
Hindari mencantumkan wilayah yang sebenarnya tidak dilayani hanya untuk menjangkau lebih banyak pencarian.
9. Masukkan Nomor Telepon dan Website
Tambahkan nomor telepon yang digunakan pelanggan untuk menghubungi bisnis.
Apabila usaha memiliki website resmi, masukkan alamat website tersebut pada kolom yang tersedia.
Contoh:
https://contohusaha.com
Website dapat membantu calon pelanggan memperoleh informasi tambahan mengenai layanan, produk, dan identitas usaha.
Jika belum memiliki website, lanjutkan sesuai opsi yang tersedia pada formulir Google.
10. Lengkapi Informasi Bisnis
Setelah informasi utama dimasukkan, Google dapat meminta pengisian detail tambahan seperti jam operasional, layanan, dan foto.
Isi informasi sesuai kondisi sebenarnya.
Gunakan deskripsi yang menjelaskan aktivitas usaha secara jelas, bukan sekadar menumpuk kata kunci pencarian.
11. Pilih Metode Verifikasi Bisnis
Setelah mengisi data, Google akan meminta Anda melakukan verifikasi untuk memastikan bahwa Anda benar-benar memiliki atau mengelola bisnis tersebut.
Metode yang tersedia dapat berbeda berdasarkan jenis usaha, wilayah, informasi publik, dan faktor lainnya.
Google akan menentukan pilihan metode verifikasi yang dapat digunakan pada profil Anda.
Ikuti instruksi yang ditampilkan sampai proses verifikasi selesai.
Cara Verifikasi Usaha di Google Maps
Proses verifikasi merupakan bagian penting setelah mendaftarkan bisnis.
Google menggunakan verifikasi untuk memastikan bahwa pemilik atau pengelola memiliki kewenangan mengelola profil tersebut.
Terdapat beberapa metode verifikasi yang mungkin ditawarkan.
1. Verifikasi Melalui Rekaman Video
Pada metode ini, pengguna diminta merekam video langsung untuk menunjukkan keberadaan dan pengelolaan bisnis.
Google menetapkan sejumlah persyaratan, antara lain:
- Video direkam langsung melalui perangkat seluler.
- Rekaman berlangsung tanpa jeda dan tanpa pengeditan.
- Durasi minimal 30 detik.
- Menampilkan bukti lokasi bisnis.
- Menunjukkan bahwa bisnis benar-benar beroperasi.
- Memperlihatkan bukti bahwa pendaftar berwenang mengelola usaha.
Untuk usaha dengan toko fisik, bukti dapat berupa bagian luar bangunan, papan nama permanen, dan akses ke area khusus karyawan.
Jangan memperlihatkan data sensitif seperti nomor rekening bank atau dokumen identitas pribadi.
2. Verifikasi Melalui Telepon atau SMS
Apabila opsi ini tersedia, Google akan mengirimkan kode verifikasi melalui telepon atau pesan singkat.
Langkah umumnya:
- Buka Profil Bisnis.
- Pilih menu Verifikasi.
- Pilih Telepon atau SMS jika tersedia.
- Terima kode verifikasi.
- Masukkan kode ke halaman verifikasi bisnis.
Gunakan nomor yang dapat menerima panggilan atau pesan sesuai petunjuk Google.
3. Verifikasi Melalui Email
Google juga dapat menyediakan pilihan verifikasi menggunakan email.
Jika metode tersebut muncul, buka Profil Bisnis, pilih Verifikasi, lalu Email.
Ikuti instruksi yang dikirimkan ke alamat email yang ditampilkan.
4. Verifikasi Melalui Panggilan Video Langsung
Pada sejumlah kasus, Google dapat menawarkan verifikasi melalui panggilan video.
Pengguna perlu berada di lokasi usaha dan menunjukkan informasi yang membuktikan keberadaan serta pengelolaan bisnis.
Metode ini hanya tersedia untuk bisnis tertentu dan mengikuti jadwal yang ditentukan Google.
5. Verifikasi Melalui Kartu Pos
Jika tersedia, Google dapat mengirimkan kode verifikasi melalui pos ke alamat bisnis.
Kartu pos biasanya tiba dalam waktu sekitar 14 hari, tetapi durasi pengiriman dapat berbeda.
Setelah menerima kode, masukkan kode tersebut pada profil untuk menyelesaikan verifikasi.
Penting: Anda tidak dapat memilih metode verifikasi yang tidak ditawarkan oleh Google. Dalam beberapa kasus, Google juga dapat meminta lebih dari satu metode.
Berapa Lama Verifikasi Google Business Profile?
Setelah pengguna menyelesaikan metode verifikasi, Google akan meninjau informasi bisnis.
Berdasarkan dokumentasi resminya, proses peninjauan dapat memerlukan waktu hingga 5 hari kerja, dan dalam beberapa situasi bisa lebih lama.
Jika verifikasi berhasil, Google akan mengirimkan konfirmasi.
Apabila verifikasi ditolak atau memerlukan informasi tambahan, ikuti petunjuk yang tersedia pada dashboard Profil Bisnis.
Jangan membuat profil bisnis baru hanya karena verifikasi pertama belum berhasil.
Cara Mendaftarkan Usaha di Google Maps Lewat HP
Selain menggunakan laptop, pemilik usaha dapat mengelola proses pendaftaran melalui perangkat seluler.
Jika bisnis belum terdaftar, buka alamat:
https://business.google.com/add
Kemudian ikuti proses penambahan bisnis sesuai formulir yang tersedia.
Apabila lokasi usaha sudah muncul di Google Maps tetapi belum dikelola, Anda dapat mencoba mengklaim profil melalui aplikasi Google Maps.
Langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi Google Maps.
- Cari nama bisnis menggunakan kolom pencarian.
- Pilih bisnis yang sesuai.
- Buka informasi profil bisnis.
- Ketuk Tentang.
- Pilih Klaim bisnis ini jika tersedia.
- Ketuk Kelola sekarang.
- Ikuti proses verifikasi yang diberikan Google.
Setelah verifikasi selesai, pemilik usaha dapat mengelola informasi profil sesuai hak akses yang diberikan.
Cara Mengklaim Usaha yang Sudah Ada di Google Maps
Ada kalanya lokasi bisnis sudah ditampilkan oleh Google Maps meskipun pemiliknya belum pernah melakukan pendaftaran.
Dalam kondisi tersebut, Anda tidak perlu membuat lokasi bisnis yang sama dari awal.
Lakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
Jika Profil Belum Diverifikasi
Cari bisnis melalui Google Maps, pilih profil yang benar, lalu gunakan opsi Klaim bisnis ini apabila tersedia.
Ikuti langkah verifikasi untuk memperoleh akses pengelolaan.
Jika Profil Sudah Dikelola Orang Lain
Jika bisnis sudah diverifikasi oleh akun lain, Anda perlu menggunakan proses permintaan akses atau kepemilikan melalui layanan Google.
Google dapat meminta Anda mengajukan permintaan kepada pengelola yang sudah terdaftar.
Hindari membuat profil duplikat karena hal tersebut dapat menimbulkan masalah pada informasi bisnis.
Mengapa Usaha Tidak Muncul di Google Maps?
Setelah melakukan pendaftaran, sebagian pemilik usaha mungkin belum menemukan bisnisnya pada hasil pencarian Google Maps.
Berikut beberapa hal yang perlu diperiksa.
1. Bisnis Belum Diverifikasi
Periksa status verifikasi Google Business Profile.
Jika proses belum selesai, ikuti instruksi yang masih diperlukan.
2. Profil Masih Dalam Peninjauan
Google dapat memerlukan waktu untuk memeriksa informasi bisnis dan perubahan yang dibuat.
Tunggu proses peninjauan sebelum mengajukan perubahan tambahan yang tidak diperlukan.
3. Informasi Bisnis Tidak Lengkap
Pastikan nama, kategori, alamat atau area layanan, nomor kontak, dan jam operasional sudah benar.
4. Lokasi Bisnis Tidak Akurat
Periksa apakah alamat atau pin menunjukkan lokasi yang benar.
Untuk usaha dengan alamat fisik, titik lokasi yang keliru dapat menyulitkan pelanggan menemukan tempat usaha.
5. Profil Mengalami Pembatasan
Google dapat membatasi atau menangguhkan profil yang melanggar panduan.
Periksa pemberitahuan yang tersedia dan gunakan prosedur penyelesaian resmi apabila terjadi masalah.
6. Persaingan Pencarian Lokal
Bisnis yang telah terverifikasi tidak selalu muncul pada posisi teratas untuk semua keyword.
Google mempertimbangkan relevansi, jarak, dan popularitas dalam menentukan hasil pencarian lokal.
Cara Optimasi Google Maps agar Usaha Mudah Ditemukan
Setelah berhasil melakukan pendaftaran, langkah berikutnya adalah mengoptimalkan Google Business Profile.
Strategi ini sering disebut sebagai Local SEO, yaitu optimasi agar bisnis lebih mudah ditemukan melalui pencarian yang memiliki konteks lokasi.
1. Lengkapi Informasi Bisnis
Pastikan seluruh informasi yang relevan tersedia dan akurat.
Google menjelaskan bahwa informasi bisnis yang lengkap dapat membantu meningkatkan peluang kemunculan pada hasil pencarian lokal.
2. Gunakan Nama Bisnis yang Sebenarnya
Jangan menambahkan kata kunci yang tidak termasuk dalam nama resmi atau nama yang digunakan bisnis di dunia nyata.
Penggunaan nama yang akurat membantu menjaga kepatuhan terhadap kebijakan Google.
3. Pilih Kategori Usaha yang Tepat
Gunakan kategori utama yang paling menggambarkan bisnis.
Jika relevan, tambahkan kategori lain yang benar-benar sesuai dengan layanan usaha.
4. Tambahkan Foto Berkualitas
Unggah foto yang menunjukkan kondisi usaha sebenarnya.
Contohnya:
- Foto bagian depan toko.
- Foto interior tempat usaha.
- Foto produk.
- Foto layanan atau aktivitas bisnis.
- Logo bisnis.
Gunakan foto asli yang jelas dan relevan agar pelanggan dapat memahami kondisi usaha.
5. Perbarui Jam Operasional
Pastikan jam buka dan tutup selalu sesuai dengan kondisi bisnis.
Jika terdapat perubahan jadwal, lakukan pembaruan agar pelanggan tidak memperoleh informasi yang salah.
6. Kelola Ulasan Pelanggan
Ajak pelanggan yang benar-benar pernah menggunakan produk atau layanan untuk memberikan ulasan berdasarkan pengalaman mereka.
Tanggapi ulasan dengan sopan dan profesional.
Hindari membeli ulasan palsu atau memberikan imbalan sebagai syarat untuk memperoleh rating tertentu.
7. Hubungkan Website Resmi
Jika bisnis memiliki website, tambahkan tautannya pada Google Business Profile.
Pastikan informasi nama bisnis, kontak, dan lokasi konsisten antara website dan profil Google Maps.
8. Pantau Performa Profil Bisnis
Gunakan laporan performa yang tersedia untuk membantu memahami interaksi pengguna dengan profil bisnis.
Evaluasi informasi yang tersedia dan lakukan pembaruan jika diperlukan.
Faktor yang Memengaruhi Ranking Usaha di Google Maps
Google menjelaskan bahwa peringkat hasil pencarian lokal terutama dipengaruhi oleh tiga faktor.
1. Relevansi
Relevansi menunjukkan seberapa sesuai profil bisnis dengan kebutuhan pencarian pengguna.
Informasi usaha yang jelas membantu Google memahami layanan yang ditawarkan.
2. Jarak
Jarak menggambarkan kedekatan lokasi bisnis dengan pengguna atau lokasi yang relevan dengan pencarian.
Faktor ini tidak sepenuhnya dapat dikendalikan pemilik usaha.
3. Popularitas
Popularitas berkaitan dengan seberapa dikenal sebuah bisnis.
Google mempertimbangkan berbagai sinyal, termasuk informasi bisnis di internet serta jumlah dan kualitas ulasan yang relevan.
Perlu diketahui: Google tidak menyediakan cara untuk membeli atau meminta peringkat lokal organik yang lebih tinggi secara langsung.
Oleh karena itu, optimasi Google Maps perlu berfokus pada kualitas informasi, relevansi usaha, dan pengalaman pelanggan.
Pertanyaan Umum tentang Cara Mendaftarkan Usaha di Google Maps
Apakah Daftar Google Maps untuk Usaha Gratis?
Ya. Google menyediakan pembuatan dan pengelolaan Google Business Profile tanpa biaya pendaftaran.
Apakah Mendaftarkan Usaha di Google Maps Harus Punya Website?
Tidak. Website bukan persyaratan wajib untuk semua bisnis. Pemilik usaha tetap dapat membuat profil apabila memenuhi persyaratan Google.
Apakah Harus Memiliki NIB untuk Daftar Google Maps?
NIB tidak disebut sebagai dokumen wajib universal bagi setiap pendaftar Google Business Profile. Namun, Google dapat meminta bukti keberadaan atau pengelolaan bisnis dalam proses verifikasi.
Apakah Usaha Rumahan Bisa Masuk Google Maps?
Bisa, selama bisnis memenuhi persyaratan kelayakan, misalnya melayani pelanggan langsung di lokasi yang memenuhi ketentuan atau mendatangi lokasi pelanggan.
Jika tidak menerima pelanggan di rumah, gunakan pengaturan area layanan dan sembunyikan alamat sesuai panduan Google.
Apakah Toko Online Bisa Didaftarkan di Google Maps?
Bisnis yang sepenuhnya online tanpa interaksi langsung dengan pelanggan tidak memenuhi syarat Google Business Profile.
Apakah Lokasi Usaha Langsung Muncul Setelah Daftar?
Tidak selalu. Google dapat memerlukan proses verifikasi, peninjauan, dan pembaruan informasi sebelum profil tersedia sebagaimana diharapkan.
Apakah Google Maps Menjamin Usaha Mendapat Banyak Pelanggan?
Tidak. Google Maps dapat membantu meningkatkan peluang bisnis ditemukan, tetapi hasilnya bergantung pada kebutuhan pasar, lokasi, kualitas produk, pelayanan, dan persaingan usaha.
Bagaimana Cara Mengubah Alamat Usaha di Google Maps?
Pemilik atau pengelola yang memiliki akses dapat membuka Google Business Profile, memilih pengeditan profil, kemudian memperbarui informasi lokasi sesuai petunjuk Google.
Perubahan tertentu mungkin membutuhkan peninjauan atau verifikasi ulang.
Kesimpulan
Cara mendaftarkan usaha di Google Maps dapat dilakukan secara gratis melalui Google Business Profile dengan membuka business.google.com/add, memasukkan informasi bisnis yang benar, kemudian menjalani verifikasi sesuai metode yang ditentukan Google.
Setelah berhasil diverifikasi, pemilik usaha dapat mengelola alamat atau area layanan, jam operasional, foto, website, dan ulasan pelanggan.
Bagi pelaku UMKM, kehadiran bisnis di Google Maps dapat membantu meningkatkan visibilitas usaha sekaligus mempermudah pelanggan menemukan informasi lokasi maupun layanan.
Namun, pendaftaran saja tidak menjamin bisnis memperoleh posisi teratas dalam hasil pencarian lokal.
Karena itu, lakukan pengelolaan profil secara konsisten, gunakan informasi yang akurat, dan prioritaskan kualitas pelayanan pelanggan.
Dengan strategi Local SEO yang tepat, Google Business Profile dapat menjadi salah satu sarana pemasaran digital yang bermanfaat bagi pengembangan UMKM.
Sumber Referensi
- Google Business Profile Help. Menambahkan atau Mengklaim Profil Bisnis. Panduan resmi membuat dan mengklaim lokasi usaha di Google Maps.
- Google Business Profile Help. Memverifikasi Bisnis Anda di Google. Dokumentasi metode verifikasi dan waktu peninjauan profil.
- Google Business Profile Help. Memverifikasi Bisnis dengan Rekaman Video. Ketentuan dan langkah verifikasi menggunakan rekaman video bisnis.
- Google Business Profile Help. Panduan Menampilkan Bisnis Anda di Google. Persyaratan kelayakan, penamaan, lokasi, dan pengelolaan informasi bisnis.
- Google Business Profile Help. Cara Memperbaiki Peringkat Lokal di Google. Penjelasan faktor relevansi, jarak, popularitas, dan strategi optimasi pencarian lokal.

0 Komentar
Belum ada Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini